Uniga –  Dalam rangka meningkatkan kerjasama internasional di Universitas Garut (Uniga) baru-baru ini Uniga yang diwakili oleh Dr. Ijudin, S.Ag., M.Si menjalin kerjasama dengan 4 (empat) Perguruan Tinggi Filipina, yaitu Imus Institute of Science and Technology (IIST), Lyceum of Philiphinnes University (LPU)  Manila,  System Plus Colledge Foundation (SPCF) dan Tarlac Agricultural University Philiphinnes, penandatanganan kerjasama dilakukan di Lyceum of Philiphinnes University (LPU)  Manila Filipina, 14 – 16 Januri 2019. Kerjasama ini diinisiasi oleh ADRI (Asosiasi Dosen dan Ahli Republik Indonesia), dimana Dosen Universitas Uniga merupakan bagian dari Asosiasi tersebut.

Rektor Univesritas Garut (Uniga) Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng mengungkapkan dalam menghadapi persaingan global yang semakin komplek, institusi pendidikan dituntut untuk mampu berperan aktif, inovatif, dan inspiratif sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berdaya saing unggul. Upaya yang bisa dilakukan oleh institusi pendidikan terutama perguruan tinggi adalah dengan menjalin kerjasama internasional dengan perguruan tingi lain dari berbagai negara. “Tujuan utama dari kerjasama ini untuk membangun sinergi dan kolaborasi ilmiah baik di bidang pendidikan,  penelitian dan pengabdian masyarakat” ungkapnya

Secara khusus, kerjasama ini difokuskan pada program dan kegiatan-kegiatan seperti: konferensi,  seminar dan workshop bersama, pertukaran profesor, dosen dan peneliti, publikasi ilmiah,  belajar bersama e-learning, serta mobilitas mahasiswa (program transfer kredit,  program kursus singkat dan layanan masyarakat).  Kami berharap, kerjasama ini memberikan kontribusi, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Sejalan dengan Rektor Uniga, Dr. Ijudin, S.Ag., M.Si yang sekaligus Wakil Rektor I bidang Akdemik mengungkapkan kerjasama ini juga dilakukan untuk persispan Uniga menghadapi Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) yang kedua kalinya (reakreditasi), di mana standar-standar yang ditetapkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) mengacu kepada standar internasioanl.

Oleh karena itu, setiap perguruan tinggi harus melibatkan diri pada kegiatan-kegiatan tingkat internasional,  seperti : internasionalisasi program studi, publikasi jurnal internasional, keterlibatan dosen pada seminar internasional, pembelajaran jarak jauh atau cyber University, penggunaan bahasa asing dalam pembelajaran dan lain sebagainya. Dengan demikian,  keberadaan perguruan tinggi diakui secara internasioanl (internasional recognice).

https://uniga.ac.id/2019/01/20/uniga-jalin-mou-dengan-4-universitas-dari-luar-negeri/

 

Uniga Jalin MoU dengan 4 Universitas dari Luar Negeri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *